Skema Politik Global Dari Film Hollywood

0
263

Dunia sudah berubah, penjajahan secara fisik sudah tidak relevan. Karena itulah, demi tetap mempertahankan julukan sebagai negara adi kuasa, sehingga tetap mampu memenangkan lobi-lobi internasional, mengekplorasi beberapa sumber daya alam di dunia, dan mempertahankan ideologi liberalisme, maka Amerika melakukan banyak manipulasi strategi. Salah satunya adalah melalui film-film dari Hollywood. Karena Hollywood adalah alat menjajah paling ampuh yang dimiliki oleh Amerika.

Dalam setiap film yang di produksi Hollywood, selalu ada misi global dari Amerika. Bentuknya bisa beragam, mulai dari memamerkan kekuatan militer, kemampuan dan luasnya jaringan intelijen, kedewasaan dalam demokrasi, dan kekayaan sumber daya dari segala sisi. Semua itu disisipkan tak lain untuk memperkuat posisi Amerika di mata dunia.

Namun jika kita jeli menyimak film-film dari Hollywood itu, kita juga bisa mengerti bahwa ada kecemasan luar biasa yang tengah melanda Amerika. Cemas jika hegemoni dunia melemah, dan cemas karena ideologi liberalisme yang dibangga-banggakan mulai menyusut pengaruhnya. Seiring dengan semakin banyaknya warga Amerika yang memilih beragama, seperti misalnya masuk kedalam Islam.

Maka untuk mengobati semua kecemasan itu, melalui film-film Hollywood Amerika mencoba membangun koalisi global dan mempropagandakan phobia terhadap Islam. Maka jangan heran, jika dalam beberapa film Hollywood terbaru, Amerika selalu menyertakan China sebagai teman, akan jarang sekali kita temui, film-film baru dari Hollywood yang tidak menyertakan China dan setiap keberadaan China dalam film Hollywood terbaru, selalu posisinya sebagai teman, bukan sebagai lawan.

Pertumbuhan ekonomi China, kekuatan militer yang semakin meningkat, dan jumlah penduduk yang terbanyak serta tersebar di banyak negara di dunia, tentu menjadi ancaman tersendiri bagi kebesaran Amerika. Maka tak heran, jika upaya mengkondisikan China sangat menjadi prioritas bagi Amerika. Dibalut dengan kisah-kisah heroik, penuh cinta dan persahabatan, antara China dan Amerika, akan tampak mengisi film-film Hollywood hari ini.

Lalu untuk mengobati kecemasannya terhadap runtuhnya ideologi liberal, dalam banyak film Hollywood, Amerika selalu mendiskreditkan Islam. Mencitrakan Islam sebagai teroris, mencitrakan negara-negara Islam sebagai negara yang kejam dan tertinggal secara ekonomi dan ilmu pengetahuan. Semua ini dilakukan oleh mereka, tak lain adalah untuk mengurangi laju pertumbuhan Islam di Amerika. Mengingat beberapa tahun belakangan ini, jumlah orang Amerika yang masuk Islam, kabarnya meningkat drastis.

Semua pesan yang tersirat dalam film-film Hollywood itu, sangat penting untuk difahami oleh semua orang Indonesia. Agar kemudian, kita bisa lebih berhati-hati dalam melakukan tindakan-tindakan di masa depan, khususnya dalam hal merumuskan kebijakan-kebijakan dalam skala negara. Karena peta dari situasi politik global hari ini, sebenarnya adalah pertarungan antara hegemoni Amerika dan juga China.

Jakarta, 21 Oktober 2017

Setiyono
Penulis muda, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Al Azhar Jakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here