Luhut Minta Peneggelaman Kapal Dihentikan, Menteri Susi: Saya Menjalankan Amanah Undang-undang

0
94
Luhut Minta Peneggelaman Kapal Disudahi Menteri Susi Saya Menjalankan Amanah Undang-undang
Susi Pudjiastuti (Foto; KKP)

Jakarta, Radarnusa.com – Pro dan kontra mewarnai kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti untuk terus meneggelamkan kapal asing yang tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia.

Kritikan yang pertama datang dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan tindakan penenggelaman kapal perlu dihentikan. Luhut menilai, penenggelaman kapal nelayan asing oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sudah cukup selama tiga tahun saja.

“Tidak ada lagi penenggelaman tahun ini. Cukuplah itu” ujar Luhut pada Senin (8/1)

Kritikan Luhut Binsar Pandjaitan ini didukung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi. Menurutnya menenggelamkan kapal pencuri ikan sudah tidak lagi relevan. Ia melihat daripada kapal tersebut ditenggelamkan, lebih baik diberikan kepada nelayan lokal agar lebih bermanfaat.‎

“Saya setuju dengan Menko Kemaritiman agar jika ada pelanggaran karena illegal fishing dalam bentuk pencurian ikan di wilayah perairan laut Indonesia, sebaiknya tidak usah ditenggelamkan kapalnya”. ujar Viva Yoga.

Namun, kritikan Luhut ini tidak dihiraukan oleh Susi Pudjiastuti. Dalam video terbaru yang diupload oleh website resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi mengatakan bahwa apa yang dilakukannya adalah sesuai dengan amanat Undang-undang no 45 tahun 2009.

“Itu adalah tugas negara menjalankan amanah dari pada undang-undang perikanan kita no 45 tahun 2009”

Dalam video yang berdurasi lima menit itu menteri Susi Pudjiastuti menegaskan bahwa apa yang dilakukannya bukanlah hasil dari ide pribadinya tapi melainkan hasil regulasi undang-Undang perikanan Indonesia.

“Jadi bukan ide Susi Pudjiastuti (menenggelamkan kapal” Tandasnya.

Pada kesempatan yang lain, Anggota Komisi IV DPR RI Rahmad Handoyo mendukung langkah Menteri Kelautan dan Perikanan untuk menenggelamkan kapal yang berani mencuri ikan di laut Indonesia.

“Meskipun tindakan tegas penenggelaman kapal sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir ini, pencurian ikan di laut Indonesia masih kerap terjadi. Lalu, apa jadinya kalau penenggelaman kapal yang sudah terbukti menimbulkan efek jera itu sampai dihentikan,” Kata Rahmad sebagaimana yang dilansir oleh laman resmi DPR RI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here