KEWAJIBAN KITA ATAS PALESTINA

0
77

Oleh : Setiyono

Media massa seluruh dunia kembali ramai membahas Palestina. Persis setelah Donald Trump mendukung Yerussalem menjadi ibukota Israel. Apa yang dilakukan oleh Amerika dan Israel ini sebenarnya bukan satu persoalan baru, melainkan sebuah rangkaian atas cita-cita panjang yang telah lama disusun oleh mereka.

Bahkan jauh sebelum kita mengenal Negara bernama Amerika dan jauh sebelum kita dipaksa mengenal Negara bernama Israel, mereka (Yahudi dan orang kafir lainnya) sudah bercita-cita untuk merampas Yerussalem dari tangan umat islam.

Sejak masa khalifah Umar ibn Khattab, ketika kelompok katolik yang diwakili oleh Uskup Agung Sophorius menyerahkan kunci Baitul Maqdis kepada sang khalifah, sebagai tanda bahwa Baitul Maqdis adalah milik umat islam, setelah sebelumnya dikuasai oleh roma, maka sejak saat itu timbul berbagai upaya dari orang-orang kafir untuk kembali menguasai Baitul Maqdis, khususnya orang-orang Yahudi yang merasa bahwa Palestina dengan Baitul Maqdis didalamnya, adalah tanah yang dijanjikan Tuhan di masa Nabi Musa.

Padahal saat Nabi Musa masih hidup, mereka sudah ingkar kepada Allah swt dan sudah berulang kali melakukan pengkhianatan kepada Nabi Musa.

Upaya orang-orang kafir dalam merampas Baitul Maqdis tersebut, sempat beberapa kali nyaris mengalami keberhasilan. Pertama, sebelum jatuh masa perang salib I, wilayah Baitul Maqdis sempat dikuasai oleh non islam. Sampai kemudian pecah perang salib dan datang Yusuf Bin Najmuddin Al Ayubi atau yang dikenal dengan nama Shalahuddin Al Ayubi, bersama pasukannya beliau bisa kembali membebaskan Baitul Maqdis dari pasukan salib, dan Baitul Maqdis kembali menjadi milik umat islam.

Kedua, dimasa akhir Kesultanan Turki Utsmani, tahun 1917 M, Inggris berhasil menduduki Palestina dan Baitul Maqdis, penguasaan itu berlangsung hingga 1948 M, kemudian dengan segala pengaruh jaringan Zionis, Inggris memberikan wilayah tersebut kepada Zionis dan mereka memproklamirkan Negara bernama Israel dan terus menjajah Palestina hingga hari ini.

Namun orang-orang Islam diseluruh dunia, khususnya yang ada di Palestina, sampai detik ini tidak pernah membiarkan Palestina dan Baitul Maqdis dirampas oleh kafir, apalagi kafir seperti Yahudi. Umat Islam seluruh dunia tidak mengakui Negara yang bernama Israel, sebab ini Negara illegal, karena berdiri diatas tanah Palestina.

Alasan Membela Palestina

Palestina adalah negeri yang diberkahi, didalamnya ada tempat suci ketiga milik umat Islam, negeri yang menjadi saksi perjalanan para Rasul, negeri yang pernah menjadi kiblat umat Islam, dan di negeri ini pula Rasulullah saw pernah di isra’ kan oleh Allah swt, dan diatas negeri ini pula Rasulullah saw pernah menjadi imam shalat para nabi dan rasul yang pernah diutus ke dunia.

Di negeri ini, tertumpah darah para syuhada, dan dari negeri ini pula kadar akidah kita ditimbang. Oleh karenanya, negeri ini harus senantiasa ada didalam benak dan sanubari kita, harus selalu menjadi perhatian kita, dan harus menjadi satu agenda kehormatan dalam hidup kita. Sungguh cacat kehormatan umat islam, saat membiarkan negeri ini diinjak-injak dan dirampas oleh orang kafir dan oleh bangsa yang pernah dikutuk menjadi kera, yakni bangsa Yahudi.

Palestina akan terus dirundung penjajahan, ketika umat islam hanya memandangnya sebelah mata. Dan Palestina akan terbebas dari penjajahan, ketika umat islam telah benar-benar memandang Palestina sebagai salah satu kehormatan bagi diri dan sebagai kadar pengukur atas keimanannya.

Dan orang-orang islam yang hari ini selalu berupaya untuk membebaskan Palestina dan membebaskan Baitul Maqdis dari penjajahan Yahudi, maka kelak Allah swt pasti akan menyelamatkan hidupnya ketika di akhirat. Sebab sebagaimana janji Allah swt bahwa “Allah pasti akan menolong orang yang menolong (agama)-Nya” (QS. Al Hajj : 40).

Banyak hal yang bisa dilakukan oleh umat islam untuk membela Palestina. Jika kita belum memiliki kemampuan untuk datang dan berjihad langsung di tanah Palestina, maka banyak sarana-sarana perjuangan yang bisa kita tempuh.

Kita bisa berjihad dengan harta yang kita punya, responsif terhadap seruan-seruan bela palestina, mengecam penjajahan Israel dengan sarana-sarana media yang bisa kita jangkau, mengabarkan kepada dunia bahwa ada penjajahan di palestina, mengajak orang-orang untuk bersatu membela palestina, mendidik generasi agar selalu menempatkan Palestina di hati dan pikiran mereka, dan bisa mendoakan agar Allah swt segera menghancurkan Yahudi serta selalu menguatkan mujahid-mujahid yang ada ataupun yang akan berangkat menuju Palestina.

Walaupun doa itu adalah sarana terakhir atas selemah-lemahnya iman kita. “Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, dia akan melihat (balasan) nya. “ (QS. Al Zalzalah : 7-8). Ayo bela Palestina!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here