Ibukotaku Yang Mulai Ramah

0
134

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintangan untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah
Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…

Bait nada yang tersampaikan oleh Iwan Fals mengingatkan kita akan perjuangan seorang Ibu.

Beginilah perjuangan seorang wanita yang sudah tidak lagi muda, bergelar nenek yang masih tegar menjalankan kesehariannya. Seharusnya ia hanya menikmati masa tuanya tetapi ia masih dipaksa anaknya atau keadaan untuk terus berusaha menghabiskan harinya mengais rezeki di jalanan ibukota Jakarta.

Setiap hari nenek ini harus berkejaran dengan Satpol PP dimana masa kepemimpinan saat itu membuat mereka merasa was-was dalam mengais rezeki untuk makan esok hari. Tapi beberapa minggu ini ia beranikan diri untuk tetap berada di kawasan kaki lima yg menjadi tempat paling strategis para pejalan kaki. karena ibukotaku sudah mulai ramah lagi dengan wong cilik, berkat hadirnya Gubernur baru.

Kenapa kawasan trotoar dan kaki lima menarik mereka untuk berdagang, karena mereka berniat membantu para warga ibukota yang pulang melewati mereka untuk mengisi perut yang harus diisi menjelang sampai rumah. begitu juga dengan nenek penjual minuman ini dia harus menunggu sampai dagangannya habis baru ia bisa pulang, karena barang yg dijajakan adalah titipan orang lain sehingga ia harus berbagi keuntungan dari hasil penjualannya. Bisa dibayangkan berapa banyak uang yang ia dapatkan dari berjualan air mineral yg berjumlah satu lusin itu…. Ia akan tetap menunggu sampai dagangannya habis entah sampai kapan dan berapa lama?

Nikmat mana lagi yang akan engkau dustakan, ketika melihat mereka masih berjuang untuk sekedar bertahan hidup esok harinya. Kudekati ia kusampaikan salamku padanya, nenek pulanglah sekarang agar segera bisa istirahat. biarkan dagangan ini menjadi wasilah nenek berbagi dengan orang lain, bagikan ia cuma cuma kepada siapapun yg lewat, karena semuanya sudah terbayarkan.

Mungkin hari ini baru satu orang yg berbuat demikian, semoga dihari hari berikutnya ada yg lebih dalam berbagi. Karena tempatmu bukan lagi ditrotoar kaki lima, tetapi bercengkerama dengan cucu cucumu….

Jadi kangen lagi dengan ibuku….hiksss

#itu
#semangatpagi

By. Captain Yadi (Coach & Super Trainer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here