HASIL SURVEY: JOKOWI BISA DIKALAHKAN!

0
119

Hasil survey LSI Denny JA menunjukkan Jokowi bisa dikalahkan pada Pilpres 2019 mendatang. Survey dilaksanakan pada 28 April – 5 Mei 2018. Dengan responden sebanyak 1200 di 34 propinsi. Margin of error 2,9 persen.

11 bulan menuju Pilpres, Jokowi masih kuat dengan 46 persen karena menjadi berita setiap hari dibanding para kompetitornya 44,7 persen yang masih relatif diam dan tiarap. Tapi Jokowi mulai goyah dan memudar dengan attacking campaign yang massif dan terstruktur melalui gerakan #2019GantiPresiden.

Selain makin goyah karena publik mulai berani terbuka atas pilihannya dengan #2019GantiPresiden. Elektabilitas Jokowi semakin tergerus dengan isu tenaga kerja asing, kondisi ekonomi, dan menguatnya Islam politik.

Menurut survey, ada lima alasan yang membuat Jokowi semakin goyah:

Pertama, gerakan #2019GantiPresiden. Isu ini menjadi titik temu antara semua penantang Jokowi dan bahasa puncak ketidakpuasan publik. Ada 49,8 persen yang suka dengan #2019GantiPresiden dan hanya 26,9 yang tidak menyukainya.

Kedua, masuknya tenaga kerja asing yang tidak disukai. Ditengah sulitnya lapangan kerja dan upah murah, rakyat dipertontonkan dengan masuknya tenaga kerja asing secara massif dan maraknya penemuan tenaga kerja kasar asing yang mengambil pekerjaan pribumi. 76,60 persen responden tidak setuju masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia dan hanya 9,10 persen yang setuju. Opini publik menganggap Jokowi membiarkan hal ini terjadi.

Ketiga, akar masalahnya adalah ketidakpuasan ekonomi terutama lapangan kerja. Saat responden ditanya pendapatnya tentang kinerja pemerintah dalam menyiapkan lapangan pekerjaan. 54,3 persen menyatakan tidak puas dan hanya 35,5 persen yang puas, sisanya tidak menjawab.

Keempat, isu Islam politik. Jokowi pernah menyebutkan agar memisahkan agama dari politik. Hal ini mendapat respon sebaliknya dari publik. 47,8 persen responden menganggap Islam dan politik tidak dapat dipisahkan, dan hanya 35,8 persen yang setuju dipisahkan. Hal ini seolah menjadi bahasa perlawanan dari publik atas pernyataan Jokowi.

Kelima, yang menilai Jokowi bisa menang tidak sampai 50 persen. Hanya 32,3 persen responden yang menjawab bahwa Jokowi akan menang di Pilpres mendatang, sebanyak 28 persen menjawab Jokowi bisa dikalahkan dan sisanya tidak menjawab. Selisih tipis hanya 4 persen makin menguatkan bahwa Jokowi bisa dikalahkan pada Pilpres mendatang walaupun masih lebih tinggi dari capres lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here