Gerakan Memadukan Islam dan Nasionalisme, Demokrasi dan Kesejahteraan

0
49

Tampilan politik Indonesia semakin berwarna dengan hadirnya sebuah ormas politik baru bernama Gerakan Arah Baru Indonesia, disingkat GARBI. Gerakan ini terinspirasi oleh keinginan menyatukan prinsip Islam, Nasionalisme, Demokrasi dan Kesejahteraan dalam satu napas perjuangan menuju kebangkitan Indonesia.

Tak boleh lagi ada ketegangan antara Islam dan nasionalisme. Tak boleh juga ada dilema antara Demokrasi dan Kesejahteraan. Kita harus sampai pada titik keseimbangan baru yang optimal dan memberdayakan rakyat Indonesia.

Gerakan Garbi akan melibatkan semua potensi anak bangsa dalam menguatkan basisnya. Menurut salah satu pelopornya Tengku Zulkifli Usman, calon Basis Pendukung Gerakan Arah Baru Indonesia sebagai berikut:

1. Mereka kalangan Millenial, Anak anak muda yang punya tradisi kritis dan hidup dengan banyak informasi.

2. Kalangan well informed, mereka yang bukan hanya kaya informasi, tapi juga cerdas dalam memilah milih informasi sehat dan akurat.

3. Kalangan well educated, mereka yang masa akses pendidikannya lebih lama dan lebih siap secara mental intelektualitas.

4. Kalangan Well civilized, mereka yang punya pemahaman yang baik tentang pengetahuan suatu peradaban dan dia sendiri punya standar peradaban ideal dunia yang dia yakini.

5. Kalangan middle class, kalangan menengah yang sudah sering melakukan banyak diskusi, melakukan perjalanan rohani, perjalanan wisata dengan rutin dan tidak kurang piknik juga hiburan.

6. Kalangan Ibu Ibu dan bapak bapak yang peduli dengan isu isu sosial, peduli dengan tema politik, Ekonomi, budaya, dan tertarik mendiskusikan banyak hal tentang perubahan perubahan lingkungan sekitar, masuk juga dalam golongan ini adalah ibu ibu sosialita yang cerdas dan punya komunitas dalam bergaul.

7. Kalangan Gladiator politik, kalangan yang terlibat langsung dalam proses politik, baik sebagai pengurus partai, pekerja sukarela dalam politik, calon wakil rakyat, para pemangku kebijakan publik, dan mereka yang aktif berpolitik setiap saat.

8. Kalangan Spectator politik, mereka adalah kalangan yang suka membicarakan isu isu sosial politik terkini walaupun mereka tidak terlibat langsung dalam proses politik, termasuk ormas, LSM, dan yang sejenisnya. kalangan ini biasanya tertarik dengan acara acara diskusi diskusi politik ilmiah maupun kajian non official dalam politik.

9. Kalangan Apatis, mereka yang selama ini cuek dan abai dengan isu isu politik, secara kultural minat ini bisa ditumbuhkan kembali dengan pendidikan politik yang bertahap dan terukur yang terus diberikan oleh Gerakan Arah Baru Indonesia.

Merujuk lagi ke poin kalangan Gladiator, maka potensi mereka yang akan bergabung dan mendukung gerakan arah baru indonesia adalah.

10. Mereka yang menganut paham politik kalangan tengah antara haluan Demokrat dan Gerindra.

11. Kalangan tengah antara haluan mazhab PKB dan PAN, kalangan tengah yang menganut paham politik moderat kultural antara PPP – PKS, kalangan tengah antara haluan kiri tengah PDIP dan Haluan Kiri Jauh Nasdem-Perindo. Rata rata generasi generasi penerus mereka nantinya.

12. Kalangan islam tradisional yang selama ini masih memahami islam sebatas ibadah dan ritual semata, dan kalangan umum yang punya idealisme nasionalis yang cinta tanah Air dan ingin melihat indonesia maju tanpa embel embel politik identitas, suku, ras dll.

Basis basis ini menunjukkan bahwa Gerakan arah baru indonesia adalah gerakan terbuka bagi semua anak negeri dengan basis pengetahuan yang cakap dan basis tradisional yang masih mau berubah.

Basis basis ini menunjukkan bahwa ceruk calon pendukung gerakan arah baru indonesia adalah sangat beragam dan tidak terikat oleh salah satu mazhab atau partai politik tertentu dan warna ideologis tertentu.

Basis basis calon pendukung gerakan arah baru indonesia diatas menunjukkan bahwa misi utama Gaerakan ini adalah menghimpun semua potensi anak bangsa indonesia berbasis karya untuk mencari solusi ril bagi setiap masalah bangsa indonesia kedepan yang semakin kompleks dan kompetitif.

Sadar akan itu semua, dan sadar bahwa Indonesia adalah negara mejemuk, hiterogen dan sangat beragam, maka Gerakan Arah Baru Indonesia wajib bersungguh sungguh dan maksimal dalam mendekati mereka semua untuk bersatu padu untuk mendorong NKRI kedepan menjadi salah satu kekuatan dunia yang berwibawa di kancah politik global.

Tengku Zulkifli Usman.
Arah Baru Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here