Diskusi Mahasiswa Gorontalo, Fahri Hamzah: Presiden Takut Pada Mahasiswa!

0
112

Gorontalo, Radarnusa.com– Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah membakar semangat dan memancing intelektualitas mahasiswa Universitas Gorontalo, dalam acara yang “Temu Ilmiah dan Silaturrahim Civitas Akademika Universitas Gorontalo bersama Fahri Hamzah” Kamis, 15/3. Acara ini dihadiri Rektor, dosen, dan mahasiswa Universitas Gorontalo, sejumlah aktivis LSM dan Organisasi Mahasiswa Pemuda juga hadir dalam diskusi ini.

“Kampus adalah barometer tegaknya peradaban bangsa. Mahasiswa adalah harapan bagi masa depan negeri kita” Sahut Fahri Hamzah dalam Orasinya di depan ratusan mahasiswa Gorontalo.

“Mahasiswa takut pada dosen, dosen takut pada rektor, rektor takut pada menteri, menteri takut pada presiden, dan presiden takut pada mahasiswa! Inilah kekuatan mahasiswa yang harus disadari” Canda Fahri diiringi tepuk tangan mahasiswa dan semua hadirin.

Fahri Hamzah mengajak segenap civitas akademika terutama mahasiswa agar tidak terjebak dalam dunia digital yang artifisial. Penggunaan teknologi dalam pendidikan sebagai sarana namun mahasiswa harus tetap mendalami bacaan buku dan penelitian yang menghasilkan penemuan baru, inovasi dan karya yang bermanfaat bagi kemajuan peradaban.

Fahri juga mengkritisi kampus yang mudah dikooptasi oleh penguasa dengan lahirnya berbagai larangan bagi kebebasan mahasiswa.

Tiba-tiba kita diajak saling curiga dan kampus dipaksa untuk menerapkan berbagai batasan kepada mahasiswa. Seperti larangan bercadar dan batasan dalam menyampaikan pendapat secara bebas.

Ada ketakutan penguasa jika kampus berkembang dan mengelola kebebasannya menjadi kritik dan perlawanan pada ketidakmampuan pemerintah mengelola negara.

Fahri juga memberi semangat kepada mahasiswa Gorontalo agar memiliki cita-cita yang tinggi, bahkan menjadi presiden sekalipun.

“Adik-adik harus punya impian besar dan cita-cita yang tinggi. Habibie adalah salah satu pemimpin terbaik republik yang berdarah Gorontalo”.

“Mudah kan menjadi presiden? Cukup menjadi walikota keliling naik sepeda lalu menjadi gubernur, masuk gorong-gorong lalu jadi presiden” Canda Fahri disambut tepuk tangan dan riuh tawa mahasiswa.

Sejumlah mahasiswa dan aktivis menyampaikan pertanyaan kritis kepada Fahri Hamzah yang dijawab secara lugas. Fahri juga menyampaikan kuliah singkat tentang konsep trias politika dalam bernegara demokrasi.

Selanjutnya Fahri Hamzah juga menyampaikan kuliah umum “Dialog Kebangsaan” di Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Acara #NgopiBarengFahri pada malam harinya dan pada subuh jumat Fahri akan menyampaikan kuliah subuh tentang peradaban Islam di masjid kampus Sabilurrasyad Universitas Negeri Gorontalo.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here