Bertemu Presiden di Istana, Mantan Ketua BEM UI Kritik KAMMI

0
439

JAKARTA – Mantan Ketua BEM UI Tahun 2015 Andi Aulia Rahman menyampaikan kritiknya kepada Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana pada Jum’at (8/12).

Dalam kritiknya yang disampaikan Selasa (12/12) kepada rekan-rekannya di KAMMI, Andi mendesak perlunya KAMMI menjelaskan kepada publik apa yang menjadi agenda dari pertemuan tersebut.

“Yang paling penting, rilis pasca acara. Saya sih pribadi bukan soal makanannya. Itu bagian dari tradisi budaya saja, tapi rilis pasca pertemuan dan sharing atas jawaban-jawaban presiden itu yang ditunggu” ujar Andi.

Selain itu Andi menilai bahwa KAMMI perlu melakukan reformasi gerakan, dan Muktamar KAMMI di Medan seharusnya menjadi momentum.

“Kammi sepertinya butuh reformasi, terutama persoalan gerakan intelektualnya yang mesti lebih kenceng” kata Andi.

Lebih lanjut Andi mengkritik gerakan KAMMI jangan hanya soal pernyataan sikap lalu selesai.

“KAMMI juga perlu menelorkan karya-karya pengabdian masyarakat berupa riset, inovasi dan lain lain. Bukan hanya pernyataan sikap dan selesai. KAMMI perlu bereformasi menuju gerakan mahasiwa yg partisipatif dan integrated secara sospol, keilmuan, riset, dan pengabdian masyarakat” pungkas Andi. (aji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here